Telaga Biru, 6 November 2025 — Derap langkah pasukan dan sorak warga berpadu dalam suasana penuh kebanggaan. TMMD Ke-126 resmi berakhir di Lapangan Tuladenggi dengan upacara penutupan yang dipimpin Brigjen TNI Hardo Sihotang. Momentum itu menjadi simbol keberhasilan gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.
Sementara itu, langit cerah menaungi barisan rapi pasukan TNI, Polri, pramuka, dan warga. Suara komando menggema lantang menandai berakhirnya perjalanan panjang sejak awal Oktober. Desa Tuladenggi yang biasanya tenang berubah menjadi pusat semangat kebersamaan rakyat dan prajurit.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Hardo Sihotang menekankan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan fisik. Lebih dari itu, kegiatan ini menumbuhkan kepedulian sosial serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Ia mengajak semua pihak menjaga semangat ini agar terus hidup di tengah masyarakat.
Selama sebulan pelaksanaan, Satgas TMMD Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo menorehkan hasil membanggakan. Jalan baru, plat duiker, pos kamling, dan rumah layak huni telah terwujud. Selain itu, penyuluhan kesehatan, ketahanan pangan, dan penurunan stunting memperluas manfaat bagi warga.
Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi turut memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh jajaran. Ia menilai TMMD mencerminkan kolaborasi lintas sektor yang menghasilkan perubahan nyata. Menurutnya, pembangunan ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.
Di sisi lain, Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo Letkol Arh Roma Laksana Yudha menuturkan rasa bangganya atas semangat warga. Ia menyebut TMMD tidak hanya membangun fisik, tetapi juga menumbuhkan jiwa kebersamaan. Dari kebersamaan itu, lahir rasa saling percaya dan persaudaraan yang tulus.
Sebagai penutup, doa khusyuk dipimpin Serka Laode Kalawara mengiringi akhir kegiatan. Ketika pasukan bubar, senyum warga dan prajurit menjadi bukti nyata keberhasilan TMMD Ke-126. Semangat pengabdian itu tetap hidup, menandai cinta tanah air yang tumbuh dari desa untuk Indonesia.












