Gorontalo, 01 Desember 2025 — Babinsa Koramil 1315-02/Limboto menunjukkan kepedulian nyata dengan mendampingi penyaluran beras BULOG dan minyak goreng kepada warga Kelurahan Bulota. Babinsa turun langsung ke tengah masyarakat untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran, serta memperlihatkan komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan rakyat. Melalui kegiatan ini, TNI memperkuat kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat serta mengambil peran aktif dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah binaannya.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, S.T., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten, Camat Limboto, Lurah Bulota, anggota DPRD, Babinkamtibmas, serta sekitar 150 warga penerima bantuan. Kehadiran para pejabat ini menegaskan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Dengan demikian, penyaluran bantuan tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi juga wujud kepedulian nyata terhadap kebutuhan dasar warga.
MC membuka kegiatan, kemudian Lurah Bulota melanjutkan dengan sambutan yang penuh rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat dan daerah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa bantuan tersebut membawa dampak positif bagi warga yang terdampak kenaikan harga bahan pokok. Selain itu, ia mengajak seluruh warga untuk memperkuat semangat gotong royong dan menjaga ketahanan pangan di wilayah Bulota.
Sementara itu, Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, S.T., menjelaskan bahwa pemerintah merancang penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk membantu masyarakat secara langsung, bukan untuk dijual kembali. Melalui program ini, pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga pasar dan meringankan beban ekonomi keluarga berpenghasilan rendah. Kehadiran Babinsa turut memastikan distribusi berjalan tertib dan transparan.
Lebih lanjut, Bupati mengimbau masyarakat agar terus bersyukur dan berdoa demi keselamatan daerah dari bencana dan marabahaya. Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap kebutuhan pokok rakyat menjadi fondasi penting dalam membangun kesejahteraan yang merata. Karena itu, pemerintah terus berkomitmen memperkuat program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga.
Sebanyak 336 kepala keluarga menerima bantuan pangan yang terdiri dari 672 kilogram beras dan 1.344 liter minyak goreng. Setiap keluarga mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Proses penyaluran berlangsung tertib, di bawah pengawasan Babinsa dan aparat kelurahan, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan demi kenyamanan masyarakat penerima.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara penerima manfaat, Babinsa, aparat pemerintah, dan seluruh pihak yang terlibat. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat jelas di lokasi. Melalui momentum ini, masyarakat merasakan kehadiran nyata pemerintah dan TNI sebagai mitra dalam memperkuat solidaritas sosial.
Secara keseluruhan, kegiatan penyaluran bantuan ini membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya merancang kebijakan di atas kertas, tetapi juga turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyalurkannya. Pemerintah daerah, Babinsa, dan warga bekerja sama meningkatkan rasa peduli sosial sekaligus memperkuat pondasi ketahanan pangan di Kabupaten Gorontalo.












