Gorontalo, 11 Desember 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat ke-80, prajurit Kodim 1315 Kabupaten Gorontalo melaksanakan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan Desa Pentadio. Kegiatan ini menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta untuk mengenang jasa para pahlawan. Suasana hening yang menyelimuti area makam mengajak semua yang hadir untuk merenungi arti perjuangan dan pengorbanan.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo, Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos., turut hadir beri penghormatan kepada para pahlawan. Ia bersama pejabat Korem 133/Nani Wartabone dan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD XIII/Merdeka mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khidmat. Kehadiran mereka menunjukkan rasa hormat dan kebersamaan yang menjadi ciri khas TNI dan Persit.
Seiring berjalannya prosesi, suasana hening semakin menyelimuti seluruh area makam dan menumbuhkan rasa haru di hati peserta. Setiap peserta aktif merenungkan nilai perjuangan dan pengabdian yang telah para pahlawan wariskan. Dalam keheningan itu, para prajurit meneguhkan janji di hadapan arwah pahlawan untuk menjaga tanah air dengan sepenuh hati.
Usai prosesi penghormatan, kegiatan berlanjut dengan peletakan dan tabur bunga di setiap makam. Satu per satu peserta, termasuk pengurus Persit, melangkah perlahan menebarkan bunga di atas pusara pahlawan. Aroma bunga yang merebak di udara menambah kesyahduan suasana, menjadi simbol cinta dan penghormatan kepada para pejuang bangsa.
Lebih dari sekadar seremoni, ziarah ini juga menjadi wujud nyata pengabdian dan kebersamaan prajurit TNI.
Mereka menyadari bahwa kekuatan sejati tidak hanya lahir dari persenjataan, tetapi dari semangat kolektif dan kepedulian terhadap sesama. Nilai itulah yang menegaskan TNI berdiri kokoh karena persatuan hati dan komitmen terhadap bangsa dan negara.
Sepanjang kegiatan, para peserta menunjukkan disiplin dan kekompakan yang tinggi. Gerakan serentak dan sikap tegap mencerminkan jiwa militer yang terlatih dan penuh dedikasi. Kedisiplinan itu menjadi bukti bahwa penghormatan kepada pahlawan dijalankan dengan rasa tanggung jawab yang mendalam.
Selain itu, tema Hari Juang TNI AD ke-80 menjadi pengingat bagi seluruh prajurit akan peran dan tanggung jawabnya. TNI tidak berdiri sendiri, tetapi senantiasa bersinergi dengan rakyat dalam menjaga kedaulatan bangsa. Hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat menjadi pondasi kuat bagi ketahanan nasional.
Momen penghormatan terakhir menegaskan bahwa para prajurit terus menjaga semangat juang para pahlawan. Mereka menjadikan nilai keberanian dan pengorbanan sebagai inspirasi dalam menjalankan tugas pengabdian. Warisan semangat itu terus dijaga agar tidak lekang oleh waktu dan menjadi contoh bagi generasi penerus.
Kini, estafet perjuangan berada di pundak prajurit muda Kodim 1315 Kabupaten Gorontalo. Dengan semangat patriotisme, mereka siap meneruskan pengabdian agar merah putih terus berkibar di seluruh pelosok negeri. Ziarah ini menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak pernah berhenti, hanya berubah bentuk melalui pengabdian tanpa batas kepada rakyat dan bangsa.












