Gorontalo, 11 Februari 2026 – Pisah sambut Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Gorontalo berlangsung di Graha Mufida. Kolonel Inf Pasaoran Sirait hadir menyaksikan pergantian Dr. Sumarni Panikai ke Ardi Praptono. Selain itu, kegiatan digelar di Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Acara berjalan khidmat dan meriah, banyak pihak hadir, termasuk Mulyadi D. Mario, Abraham M.L. Rumere, dan Lintang Purba Jaya. Kapten CKU Joni Ambanaga serta Lettu Inf Rahim hadir mewakili Dandim. Selain itu, suasana terasa hangat karena kehadiran berbagai instansi.
Dr. Sumarni Panikai menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Gorontalo dan BPKSN. Ia menilai keramahan warga membuat tugas lancar dan program pertanian berkembang. Selain itu, dukungan pihak terkait mendorong kelancaran seluruh kegiatan.
Beliau menyoroti capaian BPPTP yang bertransformasi menjadi BRMP selama hampir empat tahun. DPRD Provinsi Gorontalo tetap mempertahankan kategori Informatif. Selain itu, pencapaian ini menunjukkan profesionalisme tim secara konsisten.
Program prioritas seperti pendampingan UMK dan sertifikasi SNI mendapat perhatian utama. GAP padi diterapkan dari hulu ke hilir untuk standar optimal. Selain itu, sertifikasi pupuk organik mendorong hasil pertanian memenuhi standar nasional.
BRMP Gorontalo berhasil menyerap anggaran 2025 hingga 100 persen. Predikat WDK terbaik dari Kementerian Pertanian menambah prestasi lembaga. Selain itu, hal ini menegaskan komitmen dan kerja tim secara berkesinambungan.
Pejabat baru Ardi Praptono menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian pejabat lama. Ia berjanji melanjutkan program dan memperkuat fondasi yang ada. Selain itu, fokus tetap pada manfaat nyata bagi masyarakat dan keberlanjutan program.












