Gorontalo, 26 Mei 2026 – Kegiatan Momiduduto menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah berlangsung khidmat pada Rumah Adat Banthayo Poboide, Kecamatan Limboto. Selain dihadiri unsur Forkopimda, Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo Letkol Inf. Julius Jangen Matakena, S.H. juga terlihat mengikuti prosesi adat bersama masyarakat.
Tradisi Momiduduto kembali memperlihatkan kuatnya nilai kebersamaan masyarakat Gorontalo dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Di sisi lain, suasana penuh penghormatan terlihat sepanjang prosesi adat yang berlangsung tertib dan penuh makna budaya.
Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, S.T. mengajak masyarakat menjaga kekhusyukan malam takbiran menjelang Idul Adha. Sementara itu, pemerintah pusat telah menetapkan Hari Raya Iduladha berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026 melalui sidang isbat.
Pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga keamanan serta ketertiban selama rangkaian malam takbiran Idul Adha berlangsung. Selain itu, aparat keamanan juga mengimbau warga menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat sekitar.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan tokoh adat tampak kuat dalam pelaksanaan kegiatan Momiduduto tahun ini. Di sisi lain, komunikasi hangat antar unsur Forkopimda turut mempererat hubungan sosial dan kelembagaan masyarakat Gorontalo.
Momiduduto menjadi bagian penting budaya Gorontalo yang selalu hadir menyambut hari besar keagamaan, khususnya Hari Raya Iduladha. Di sisi lain, masyarakat terus menjaga tradisi tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap adat dan budaya daerah.
Rangkaian kegiatan Momiduduto berakhir tertib tanpa hambatan berarti dengan suasana penuh kebersamaan antar masyarakat dan pemerintah daerah. Selain mempererat budaya daerah, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan sosial masyarakat Kabupaten Gorontalo menjelang Idul Adha.


















