Gorontalo, 17 Juni 2026 – Kegiatan takziah hari ketujuh Almarhumah Hawai Adam berlangsung penuh khidmat di rumah duka. Serka Laode Kalawara hadir sebagai penceramah dalam kegiatan tersebut. Suasana haru menyertai seluruh rangkaian acara yang berlangsung malam hari.
Sementara itu, kehadiran Babinsa Koramil 1315-05/Boliyohuto mendapat sambutan hangat dari warga. Masyarakat dan keluarga mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Transisi acara kemudian berlanjut pada penyampaian pesan keagamaan.
Rangkaian acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang berlangsung khusyuk. Lantunan ayat suci menghadirkan suasana tenang bagi para jamaah. Selain itu, sambutan keluarga dan pemerintah menambah makna kebersamaan.
Kemudian, Serka Laode Kalawara menyampaikan tausiah tentang hakikat kehidupan manusia. Ia mengingatkan bahwa setiap makhluk pasti kembali kepada Allah SWT. Transisi ceramah berlanjut pada pentingnya kesabaran dan keikhlasan.
Di sisi lain, para jamaah menyimak tausiah dengan penuh perhatian dan rasa haru. Setiap pesan yang disampaikan menjadi bahan renungan bersama. Oleh karena itu, suasana takziah terasa semakin menyentuh hati.
Penceramah menegaskan bahwa kematian merupakan ketentuan Allah SWT. Tidak ada seorang pun yang dapat menghindari datangnya ajal. Bahkan, materi ceramah mengarah pada pentingnya bekal ketakwaan.
Akhirnya, kegiatan ditutup dengan doa arwah yang berlangsung penuh kekhusyukan. Ramah tamah kemudian menjadi penutup rangkaian acara malam itu. Takziah tersebut mempererat hubungan masyarakat Kecamatan Asparaga.
















