Gorontalo, 03 Juli 2026 – Personel Babinsa Koramil 1315-02/Limboto melaksanakan pendampingan pembangunan Jembatan Garuda di Kelurahan Hutuo, Kabupaten Gorontalo. Selanjutnya, pekerjaan meliputi pemasangan batu fondasi, pengecoran bagian samping Armco, serta pendropan material. Oleh karena itu, pendampingan tersebut bertujuan memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan lancar sesuai rencana.
Pembangunan melibatkan sekitar 3 orang tukang, sekitar 6 orang pembantu tukang, serta 1 orang teknisi merangkap pengawas lapangan. Kemudian, setiap pekerja menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing. Dengan demikian, pembagian tugas yang jelas membuat proses pekerjaan berlangsung tertib, efektif, dan tepat sasaran.
Sementara itu, Babinsa terus menjalin komunikasi bersama para pekerja selama proses pembangunan. Selain itu, berbagai arahan terus disampaikan agar pekerjaan tetap mengutamakan keselamatan dan kualitas. Dengan begitu, sinergi antara Babinsa dan para pekerja semakin kuat sepanjang pelaksanaan pekerjaan.
Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Garuda telah mencapai sekitar 5,5 persen. Selanjutnya, pekerjaan berlanjut menuju tahapan berikutnya sesuai target yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu, perkembangan tersebut menunjukkan proses pembangunan terus bergerak secara bertahap.
Di sisi lain, pembangunan jembatan mendapat sambutan positif dari masyarakat Kelurahan Hutuo. Bahkan, warga berharap akses transportasi semakin lancar sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat. Dengan harapan tersebut, dukungan warga terhadap pembangunan terus menguat.
Selain memperkuat akses penghubung antarwilayah, Jembatan Garuda juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selanjutnya, kelancaran transportasi akan memberikan manfaat bagi sektor pertanian, perdagangan, serta aktivitas sosial. Oleh karena itu, keberadaan jembatan memiliki nilai penting bagi kemajuan wilayah.
Pada akhirnya, masyarakat Kelurahan Hutuo menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur. Selanjutnya, warga berharap seluruh pekerjaan selesai tepat waktu serta memberikan manfaat jangka panjang. Dengan demikian, sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan.


















