Gorontalo, 24 Juli 2026 – Sekitar 455 peserta mengikuti Ijtima Tingkat Nasional Ke-XXII Kerukunan Kekeluargaan Thariqatul Ma’rifatillah Al-Qadiriyah Nur Tauhid Se-Indonesia Tahun 2026 yang turut di hadiri Personel Kodim 1315/Kab. Gorontalo di Masjid Sirrul Asror, Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto. Sementara itu, forum menjadi sarana memperkokoh ukhuwah Islamiah. Oleh karena itu, semangat persaudaraan terus tumbuh melalui kebersamaan seluruh peserta.
Unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan peserta dari berbagai wilayah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib. Selain itu, pembukaan, Qalam Ilahi, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, hingga laporan panitia berlangsung lancar. Oleh sebab itu, pelaksanaan kegiatan berjalan khidmat dan penuh makna.
Perwakilan Kapolda Gorontalo mengajak seluruh peserta terus memperkuat pembinaan akhlak melalui organisasi keagamaan. Sementara itu, forum seperti Ijtima memiliki peran besar membangun kesadaran sosial masyarakat. Dengan demikian, keamanan dan ketertiban dapat terus terpelihara.
Perwakilan Pondok Pesantren Syekh Abdul Kadir Al-Jailani menyampaikan bahwa Ijtima berfokus membentuk generasi berakhlak melalui penguatan tauhid dan tasawuf. Selanjutnya, organisasi terus memperluas pembinaan ke berbagai wilayah Indonesia. Dengan demikian, manfaat kegiatan semakin luas dirasakan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Ijtima Ke-XXII sebagai forum memperkuat persatuan umat. Selanjutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjaga ukhuwah Islamiah serta melestarikan nilai budaya dan keagamaan. Dengan begitu, keharmonisan masyarakat semakin kokoh.
Personel Kodim 1315/Kab. Gorontalo menunjukkan komitmen mendukung kegiatan yang mempererat persaudaraan antar umat. Selain itu, kolaborasi bersama pemerintah dan tokoh agama semakin memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis. Dengan demikian, semangat persatuan terus terjaga.
Doa bersama menjadi penutup seluruh rangkaian Ijtima Tingkat Nasional Ke-XXII yang berlangsung tertib dan penuh khidmat. Akhirnya, seluruh peserta berkomitmen memperkuat persatuan, menjaga ukhuwah Islamiah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan. Dengan demikian, nilai-nilai keagamaan terus berkembang di tengah masyarakat.


















