Gorontalo, 22 Agustus 2026 – Personel Koramil 1315-01/Telaga bergerak bersama unsur terkait saat kebakaran melanda lahan warga pada Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Sementara itu, api mulai terlihat sekitar pukul 20.00 Wita dan cepat menjalar akibat kondisi rumput serta semak yang kering. Kemudian, warga segera mengambil langkah awal sambil menunggu bantuan pemadaman.
Kemudian, masyarakat bersama aparat setempat bergerak cepat memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan Pemadam Kebakaran tiba. Selain itu, Koramil, Polri, warga, serta Tim Pemadam Kebakaran terus berkoordinasi agar kobaran segera terkendali. Selanjutnya, upaya tersebut sekaligus mencegah api meluas menuju area sekitar.
Sementara itu, kedatangan Tim Pemadam Kebakaran memperkuat upaya pemadaman pada titik api yang masih menyala. Selain itu, personel pendukung bersama warga terus membantu proses pemadaman secara cepat dan terarah. Oleh karena itu, kobaran api berangsur terkendali dan kondisi lahan mulai aman.
Sebanyak dua personel TNI, tiga personel Polri, delapan personel Pemadam Kebakaran, dan sekitar 50 warga bersama-sama menangani kebakaran. Sementara itu, masyarakat lebih awal melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sebelum Tim Pemadam Kebakaran tiba. Selanjutnya, kerja sama tersebut membantu mempercepat pengendalian api pada lahan warga.
Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun lahan milik Sofyan Entengo seluas sekitar satu hektare mengalami kebakaran. Selain itu, penyebab sementara diduga berasal dari puntung rokok yang terbuang sembarangan dalam kondisi masih menyala. Akibat kondisi rumput kering, api kemudian cepat merambat pada area sekitar.
Seluruh unsur akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran sehingga kobaran api tidak menjalar menuju area permukiman warga. Selain itu, masyarakat mendapat imbauan agar lebih waspada selama musim kemarau serta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Dengan demikian, langkah pencegahan sejak awal menjadi kunci menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.


















