Gorontalo, 23 Agustus 2026 – Personel Koramil 1315-04/Tibawa bersama masyarakat membantu pemadaman kebakaran lahan warga pada Dusun Limba, Desa Labanu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Selanjutnya, kobaran api muncul sekitar pukul 20.00 Wita setelah merambat pada ranting serta pohon kering. Dengan demikian, personel bersama warga segera bergerak untuk mengendalikan api.
Selanjutnya, kebakaran bermula sekitar pukul 19.00 Wita saat Rajak Kilimani membersihkan lahan untuk persiapan penanaman jagung. Kemudian, ia membakar sisa ranting serta pohon jati kering dengan tetap menjaga kobaran api. Namun, api kemudian merambat hingga membuat kobaran semakin meluas.
Melihat api mulai meluas, Rajak Kilimani segera meminta bantuan masyarakat untuk melakukan pemadaman. Selanjutnya, warga bergerak cepat menggunakan peralatan sederhana berupa tangki semprot untuk menahan kobaran. Sementara itu, upaya warga terus berlangsung agar api tidak menjalar semakin jauh.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Koramil 1315-04/Tibawa berkoordinasi dengan aparat Desa Labanu dan masyarakat. Selanjutnya, dua personel TNI bersama delapan warga melanjutkan pemadaman pada sejumlah titik. Dengan demikian, kobaran api dapat terus dikendalikan agar tidak meluas.
Berkat kerja sama seluruh unsur, pemadaman berlangsung bertahap pada sejumlah titik yang masih memiliki kobaran api. Selanjutnya, personel TNI bersama masyarakat terus menyisir area sekitar untuk memastikan api benar-benar terkendali. Dengan demikian, pengawasan tetap berjalan guna mencegah munculnya kembali titik api.
Akibat kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa, sedangkan sekitar empat hektare lahan milik Rajak Kilimani terdampak api. Sementara itu, kebakaran sementara diduga bermula dari pembakaran sisa pohon jati kering. Kemudian, api merambat menuju bagian lahan lain akibat kondisi tanaman yang kering.
Pada akhirnya, personel Koramil 1315-04/Tibawa bersama masyarakat terus memastikan kondisi sekitar tetap aman setelah pemadaman. Selanjutnya, pemantauan tetap berjalan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Oleh karena itu, kewaspadaan warga selama musim kemarau menjadi hal penting.


















