Gorontalo, 16 September 2026 – Personel Koramil 1315-01/Telaga bersama warga bantu atasi kebakaran lahan pada Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Kemudian, api yang muncul sekitar pukul 14.05 Wita cepat menjalar akibat semak dan bambu kering. Oleh karena itu, personel Koramil segera bergerak bersama warga untuk cegah api meluas.
Saat melihat api, Abdullah Noho segera minta bantuan warga sekitar. Selain itu, angin kencang membuat kobaran api cepat meluas. Selanjutnya, semak dan rumput kering ikut memicu rambatan api menuju tengah lahan. Sementara itu, warga lakukan pemadaman awal memakai peralatan seadanya sambil menanti Damkar.
Kemudian, mobil Pemadam Kebakaran tiba sekitar pukul 14.15 Wita dan langsung tangani kobaran api. Sementara itu, personel Koramil, Polri, serta warga terus bantu proses pemadaman. Oleh karena itu, api dapat terkendali dan tidak meluas menuju permukiman warga.
Sementara itu, Koramil 1315-01/Telaga terus koordinasi dengan aparat setempat dan tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Gorontalo. Kemudian, warga ikut bantu petugas menangani beberapa titik yang masih berasap. Selain itu, kerja sama tersebut membuat proses pemadaman berjalan aman dan lancar.
Kemudian, petugas berhasil padamkan api pada pukul 15.05 Wita setelah sekitar satu jam penanganan. Luas lahan terbakar sekitar 300 meter persegi. Selain itu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dengan demikian, kondisi sekitar kembali aman setelah petugas pastikan api telah padam.
Sebanyak satu personel Koramil, dua personel Polri, tujuh petugas Damkar, dan delapan warga ikut tangani kebakaran. Sementara itu, seluruh unsur bersama lakukan pemadaman dan pendinginan area bekas terbakar. Dengan demikian, kerja sama tersebut bantu cegah munculnya kembali titik api.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih berupa dugaan puntung rokok yang terbuang sembarangan. Puntung tersebut diduga belum padam. Selanjutnya, angin kencang serta kondisi rumput kering membuat api cepat menjalar. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap sumber api perlu terus terjaga, terutama saat musim kemarau.


















