Gorontalo, 18 Desember 2025 – Sertu Sutiono, Babinsa Koramil 1315-01 Telaga, menghadiri kegiatan Payango atau doa pembangunan di KDMP Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan yang dimulai pukul 09.11 Wita itu berlangsung khidmat dan diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kehadiran Babinsa menunjukkan peran aktif TNI dalam membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaannya. Melalui kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini, Babinsa terus memperkuat semangat kebersamaan dan mempererat jalinan komunikasi di tingkat desa.
Tradisi Payango atau doa pembangunan menjadi simbol kekuatan lokal yang menjaga nilai-nilai gotong royong. Dalam suasana penuh kebersamaan, warga dan tokoh agama berdoa agar pembangunan di Tuladenggi berjalan lancar, aman, dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat.
Melihat antusias warga, Sertu Sutiono menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan TNI. Ia berharap kegiatan doa bersama tidak hanya menjadi ritual, tetapi juga wujud tanggung jawab bersama dalam membangun desa yang mandiri dan maju.
Sepanjang kegiatan, Babinsa berbaur dengan warga untuk memastikan suasana tetap tertib dan aman. Ia aktif berdialog, memberikan semangat, serta mendorong masyarakat agar terus menjaga persatuan demi kelancaran program pembangunan desa.
Kepala Desa Tuladenggi, Bapak Johan Panigoro, bersama tokoh masyarakat seperti Imam Tone dan Rusli Olii, turut mengapresiasi kehadiran Babinsa. Menurut mereka, dukungan TNI memberi rasa aman sekaligus memperkuat kerja sama antara masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Kegiatan Payango diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Warga terlihat khusyuk memanjatkan doa agar seluruh proses pembangunan berjalan sukses dan membawa manfaat bagi generasi penerus.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Tuladenggi semakin memahami bahwa pembangunan bukan hanya membangun fisik, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan spiritual. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi pondasi penting dalam menjaga keharmonisan dan kemajuan wilayah binaan.
