Gorontalo, 16 Februari 2026 – Peran aktif Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, Serda Irfan Suryadi, membawa suasana damai bagi warga Desa Dulomo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Mediasi berlangsung di Kantor Desa Dulomo bersama aparat desa, Babinkamtibmas, dan masyarakat. Walau sempat tegang, pertemuan berjalan banyak tertib serta penuh semangat musyawarah.
Awal persoalan muncul saat Dedi membeli tanah dari Adnan Ali lalu merobohkan Halte Bus lama yang berada di depan kios barunya. Halte peninggalan mahasiswa KKN sekitar tiga puluh tahun lalu itu di anggap mengganggu kegiatan usahanya. Namun langkah tersebut menimbulkan banyak penolakan karena warga menilai bangunan itu masih bermanfaat bagi umum.
Suasana mulai memanas ketika warga menuntut agar fasilitas publik tersebut di kembalikan sebagaimana fungsi awalnya. Dalam kondisi itu, Babinsa bersama Kepala Desa dan Babinkamtibmas segera mengambil banyak langkah mediasi. Mereka berupaya mencari jalan tengah agar masalah terselesaikan tanpa menimbulkan perpecahan antarwarga.
Selama pertemuan, suasana perlahan mencair karena kedua pihak mulai membuka ruang bicara. Babinsa menegaskan pentingnya keseimbangan antara hak pribadi dan kepentingan masyarakat luas. Sementara Kepala Desa menambahkan bahwa banyak semangat gotong royong mampu menjaga keharmonisan lingkungan jika terus di jaga bersama.
Hasil mediasi menghasilkan kesepakatan damai yang disambut gembira warga. Dedi bersedia membangun kembali Halte Bus dengan desain baru yang lebih tertata serta ramah pengguna. Banyak warga merasa lega karena keputusan itu dianggap adil dan mencerminkan tanggung jawab sosial bagi semua pihak.
Sebagai langkah lanjutan, pemerintah desa bersama Babinsa dan Babinkamtibmas akan mengawal proses pembangunan hingga selesai. Kolaborasi berbagai unsur ini menunjukkan betapa kuatnya nilai kebersamaan dalam menjaga ketenteraman masyarakat. Dengan banyak kerja sama, Desa Dulomo kembali aman serta penuh semangat persatuan.
