Tibawa, 30 Oktober 2025 — Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus bersiap meninggalkan Gorontalo. Keberangkatan menandai akhir pengawasan TMMD ke-126 yang berjalan sukses. Selain itu, momen ini jadi simbol kerja sama TNI dan masyarakat.
Sekitar pukul 07.50 Wita, mobil dinas berhenti di depan terminal. Brigjen Judi turun, menyalami prajurit yang berjajar rapi. Sementara itu, Kapten Inf Ujang Suryadi mendampingi sejak awal kegiatan TMMD.
Bagi warga yang hadir, peristiwa ini bukan sekadar perpisahan. Keberangkatan Brigjen Judi menjadi simbol kebersamaan dan sinergi. Selain itu, ia dikenal menekankan kerja kolektif demi kemandirian desa.
Tak jauh dari pesawat, Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang dan Letkol Arh Roma Laksana Yudha berdiri bersama. Mereka tampak berbincang ringan, namun tetap memberi hormat. Suasana pagi itu terasa haru dan penuh penghormatan.
Pukul 08.05 Wita, pesawat lepas landas membawa Brigjen Judi ke Jakarta. Dari jendela, hijau Gorontalo perlahan mengecil. Lebih jauh, setiap jalan desa yang dibangun menjadi simbol perjuangan kolektif.
TMMD ke-126 bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga gotong royong dan kebersamaan. Desa Tonala, Telaga Biru, dan Tibawa kini menjadi saksi perubahan nyata. Oleh karena itu, warga merasakan manfaat langsung dari kerja keras bersama.
Sebelum naik pesawat, Brigjen Judi menyampaikan pesan singkat. “Sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat kunci pembangunan maju,” ujarnya. Dengan demikian, perpisahan bukan akhir, tetapi awal semangat baru bagi desa dan bangsa.
