Telaga Biru, 18 Mei 2025 — Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo memulai Kegiatan Garjas Periodik II Tahun Anggaran 2025 tepat pukul 06.05 Wita di Lapangan Yonif 713/ST. Ratusan prajurit datang dengan semangat tinggi untuk mengikuti tes kebugaran jasmani sebagai bagian dari evaluasi rutin TNI. Sejak pagi, suasana lapangan yang biasanya tenang berubah ramai oleh teriakan komando dan langkah tegas para prajurit yang penuh disiplin.
Di tepi lapangan, tim kesehatan dari Rumkit Tingkat IV dr. Eddy Kounang Gorontalo telah bersiap sejak awal. Dengan alat tensi dan perlengkapan medis, mereka memeriksa setiap personel yang akan mengikuti Garjas. Pemeriksaan ini menjadi syarat penting, bukan hanya demi hasil maksimal, tapi juga demi keselamatan seluruh prajurit. Pemeriksaan kesehatan bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk perhatian terhadap setiap prajurit agar tetap siap menghadapi tantangan tugas di masa mendatang.
Kapten Inf Jacobus Tuju selaku Pjs. Pasipers Kodim 1315 memimpin langsung kegiatan ini, sementara Kapten Inf Indra Mooduto sebagai Pjs. Pasiops turut mendampinginya. Kapten H.K. Pane, Kajasrem 133/Nani Wartabone, bersama tim Jasrem 133 mengawasi jalannya kegiatan untuk memastikan seluruh prosedur berjalan secara profesional. Di barisan belakang, Peltu Iwan Yusuf dengan tegas namun tenang mengatur formasi peserta agar semua berada pada posisi dan tingkat kesiapan yang tepat.
Sekitar pukul 06.30 Wita, latihan perenggangan dimulai. Suara instruktur jasmani menggema memandu setiap gerakan. Para prajurit mengikuti arahan dengan penuh semangat — tubuh mereka bergerak serempak, terlatih dalam disiplin dan kekompakan. Keringat mulai membasahi wajah, namun semangat juang tetap terpancar. Setiap gerakan menjadi simbol kesiapan fisik dan mental, menegaskan tekad untuk tetap tangguh dalam menjalankan tugas negara.
Tepat pukul 06.45 Wita, kegiatan inti dimulai. Lapangan Yonif 713/ST berubah menjadi pusat energi. Derap langkah para prajurit terdengar serempak saat mereka berlari mengelilingi lintasan. Di sisi lain, peserta lain tampak melakukan pull up, sit up, push up, dan shuttle run dengan penuh konsentrasi. Teriakan semangat sesama rekan menggema di udara, menyemangati mereka yang mulai kelelahan. “Sedikit lagi, bisa!” seru salah seorang prajurit, membakar semangat di tengah ritme latihan yang menantang.
Garjas Periodik II bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan pengujian kemampuan fisik yang menjadi ukuran kesiapan seorang prajurit. Nilai hasil Garjas menjadi bagian penting dalam pembinaan karier, menentukan kelayakan untuk promosi dan penugasan. Namun lebih dari itu, kegiatan ini menanamkan nilai kebersamaan, ketangguhan, serta semangat pantang menyerah. Di setiap gerakan, tersirat tekad untuk menjaga kehormatan dan kekuatan TNI.
Kapten H.K. Pane selaku Kajasrem 133/Nani Wartabone memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Garjas yang berjalan tertib dan lancar. Ia menilai prajurit Kodim 1315 menunjukkan disiplin tinggi dalam setiap tahapan. “Garjas bukan hanya soal kemampuan fisik, tapi juga keteguhan mental dan disiplin. Tubuh yang bugar mencerminkan kesiapan seorang prajurit untuk melayani rakyat dan mempertahankan kedaulatan bangsa,” ungkapnya.
Dari total 97 personel yang hadir, 62 di antaranya mengikuti Garjas penuh, sementara 23 bertugas sebagai pendukung. Sebanyak 12 personel lainnya tidak dapat melaksanakan karena alasan kesehatan. Delapan di antaranya mengalami tekanan darah tinggi dan empat lainnya memiliki kendala pada hasil EKG.
Menjelang pukul 08.45 Wita, kegiatan beralih pada tahap pendinginan dan evaluasi akhir. Para prajurit kembali berbaris dengan rapi, menyimak arahan penutup dari panitia pelaksana. Wajah lelah mereka tak mampu menyembunyikan rasa puas dan bangga karena berhasil menuntaskan latihan dengan baik. Sementara di sudut lapangan, tim kesehatan tetap siaga memberikan air mineral dan pemeriksaan tambahan bagi beberapa peserta yang terlihat kelelahan.
Koptu Herlan dan beberapa peserta lainnya menganggap kegiatan ini bukan sekadar kewajiban, tetapi kesempatan untuk menilai kemampuan mereka dalam menjaga kebugaran. Ia menegaskan bahwa Garjas mendorong setiap prajurit untuk terus menjaga kondisi fisik. “Kami bertekad tetap kuat karena tubuh yang bugar menjadi modal utama kami dalam melaksanakan tugas di mana pun kami bertugas,” katanya sambil tersenyum setelah menuntaskan sesi terakhir.
Usai kegiatan, Kapten Inf Jacobus Tuju menyampaikan arahan kepada seluruh peserta agar personel yang belum mengikuti Garjas dapat melaksanakannya keesokan hari, Rabu, 19 November 2025. Ia menekankan pentingnya disiplin waktu dan keselamatan. “Kesiapan fisik bukan bisa instan, tetapi dibentuk dari latihan rutin dan kedisiplinan. Pastikan tubuh fit sebelum tes agar hasil maksimal dan aman,” tegasnya.
Panitia Garjas akan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan latihan ketangkasan renang di Kolam Renang Pentadio sebagai bagian dari evaluasi fisik lanjutan. Melalui latihan ini, para prajurit berupaya meningkatkan daya tahan tubuh, ketangkasan, serta kesiapan mereka menghadapi berbagai situasi di lapangan tugas.
Menjelang pukul 09.00 Wita, suasana lapangan kembali tenang. Para prajurit berjalan perlahan meninggalkan arena dengan wajah letih namun penuh kebanggaan. Kegiatan Garjas Periodik II menjadi bukti nyata bahwa kesiapan fisik dan mental adalah bagian dari tanggung jawab setiap prajurit. Dari latihan sederhana di pagi hari ini, tumbuh semangat yang menyatukan loyalitas, disiplin, dan cinta terhadap tanah air.
Seluruh panitia dan peserta menjalankan rangkaian kegiatan sesuai rencana dan mencapai hasil yang memuaskan. Melalui kegiatan ini, prajurit Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo membuktikan dedikasi tinggi mereka dalam menjaga kebugaran serta kesiapan fisik sebagai wujud tanggung jawab profesional TNI. Mereka menjadikan Garjas bukan sekadar tes fisik, melainkan bukti nyata komitmen untuk selalu siap mengabdi kapan pun dan di mana pun bangsa dan negara memerlukan.
