Gerakan Jejak Puan Bangkitkan Kepedulian Masyarakat terhadap Kekerasan pada Perempuan dan Anak

oleh -248 Dilihat
banner 468x60

Gorontalo, 10 Desember 2025 — Puluhan aktivis perempuan dari Aliansi Jejak Puan turun ke jalan menggelar aksi damai di depan Mapolda Gorontalo. Mereka menyerukan keadilan dan perlindungan hukum bagi perempuan serta anak korban kekerasan di Provinsi Gorontalo.

Aksi ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari HAM Internasional dan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan. Dengan membentangkan spanduk dan poster bertuliskan pesan keadilan, mereka menyuarakan keresahan yang lama terpendam di masyarakat.

banner 336x280

Koordinator Lapangan Indira Lomban memimpin aksi dengan penuh ketegasan dan semangat solidaritas. Ia menegaskan, Jejak Puan hadir bukan sekadar memperingati hari simbolik, tetapi berjuang agar keadilan benar-benar dirasakan korban kekerasan.

Dalam orasinya, para aktivis menyoroti kasus kekerasan seksual yang belum terselesaikan. Mereka menilai hukum masih belum berpihak kepada korban, sementara para pelaku kerap melenggang bebas tanpa pertanggungjawaban.

Mereka juga mengecam praktik diskriminatif yang masih terjadi dalam penanganan kasus kekerasan berbasis gender. Jejak Puan mendesak aparat penegak hukum mendapat pelatihan sensitif gender agar mampu memahami penderitaan penyintas.

Aksi berjalan damai dengan pengawalan aparat kepolisian yang turut menjaga keamanan. AKBP Mamshar Torada, S.E., M.H., selaku Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Gorontalo, menemui massa dan menyampaikan apresiasinya atas penyampaian aspirasi yang tertib.

Melalui aksi ini, Jejak Puan menegaskan perjuangan mereka tak akan berhenti di jalanan. Mereka berharap suara perempuan dan anak terus bergema hingga ke ruang kebijakan, karena bagi mereka, keadilan adalah hak yang tak bisa ditawar.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *