Gorontalo, 29 Desember 2025 – Gorontalo, 29 Desember 2025 – Dalam rangka evaluasi dan sinkronisasi data penerima manfaat, Kapten Infanteri Bambang I.M, Danramil 1315-01/Telaga, menghadiri rapat SPPG Pentadio Barat. Acara berlangsung di Aston Gorontalo Hotel, Kota Gorontalo, pukul 09.00 Wita, dihadiri berbagai tokoh terkait.
Pembukaan rapat berlangsung dengan lagu Indonesia Raya yang menghidupkan suasana. Kepala Regional Provinsi Gorontalo menyampaikan sambutan dan petunjuk strategis. Kapten Bambang ikut berdialog dengan peserta untuk meninjau kondisi pelaksanaan program.
Camat Telaga Biru memberikan sambutan sekaligus membuka rapat resmi. Kepala SPPG Pentadio Barat memaparkan mekanisme sinkronisasi data dan kendala penyaluran Makan Bergizi Gratis B3. Peserta mencatat arahan dan menyiapkan strategi agar data lebih akurat dan cepat tersinkron.
Selanjutnya, rapat mengevaluasi mekanisme test food untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD. Peserta membahas kendala distribusi dan peluang perbaikan proses. Kapten Bambang memberi masukan terkait koordinasi lintas instansi agar program berjalan optimal.
Peserta juga meninjau indeks masa tubuh penerima manfaat untuk memastikan kualitas data. Analisis data anak, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui membantu menentukan prioritas penyaluran. Diskusi ini menjadi langkah penting agar program SPPG lebih tepat sasaran dan efisien.
Coffee break memberi kesempatan peserta berinteraksi informal. Kepala puskesmas, Babinsa, dan perwakilan sekolah bertukar pengalaman dan strategi. Pertukaran informasi memperkuat pemahaman teknis sekaligus mempererat koordinasi antar instansi.
Rapat berakhir dengan penegasan sinkronisasi dan evaluasi mekanisme pendataan. Semua peserta memberikan dukungan penuh terhadap program nasional Presiden H. Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Momen foto bersama menandai selesainya kegiatan dengan suasana penuh keakraban.
SPPG Pentadio Barat kini menjadi dapur dengan jumlah penerima manfaat terbesar di Provinsi Gorontalo, sekitar 3.609 orang. Rapat ini menegaskan strategi pelayanan untuk memastikan generasi penerima manfaat tumbuh sehat, cerdas, dan produktif, sejalan target Indonesia Generasi Emas 2045.












