Kesadaran Berlalu Lintas Kembali Disorot, Alkohol Masih Jadi Ancaman di Jalan Raya

oleh -248 Dilihat

Telaga Biru, 26 Oktober 2025 — Fajar baru menyapa Desa Timuato ketika benturan keras memecah kesunyian. Sekitar pukul 05.00 Wita, mobil Daihatsu Gran Max menabrak truk engkel Puso di depan toko bangunan. Akibatnya, warga berhamburan keluar rumah untuk melihat kejadian.

Mobil dikemudikan Pikram, 28 tahun asal Desa Tonala, melaju dari arah Telaga menuju Limboto. Selain itu, dugaan pengaruh alkohol membuat kendali hilang, hingga menabrak truk di bahu jalan. Benturan keras menghantam udara subuh, membuat kaca berserakan dan menimbulkan kepanikan singkat.

Hanya beberapa menit kemudian, Babinsa Telaga Biru tiba di lokasi. Bersama aparat desa dan warga, mereka mengamankan jalan agar tidak macet. Selanjutnya, laporan cepat dikirimkan ke Komando Atas dan kepolisian untuk penanganan lanjutan.

Pikram berprofesi sopir, sedangkan pemilik truk Puso, Isal, petani 43 tahun. Untungnya, keduanya tidak mengalami luka serius. Namun kendaraan rusak berat, Gran Max ringsek depan dan truk penyok belakang.

Warga menyebut suara benturan terdengar puluhan meter. Selain itu, aroma bensin dan pecahan kaca memenuhi udara. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa jalan sepi di subuh tetap berisiko tinggi bagi pengemudi yang lalai.

Babinsa memastikan lokasi aman sekaligus mengatur lalu lintas. Transisi dari situasi kacau ke tertib menunjukkan peran nyata TNI di masyarakat. Selain itu, tindakan cepat menenangkan warga dan mencegah kepanikan lebih luas.

Menjelang siang, lokasi kembali normal. Pecahan kaca dibersihkan, kendaraan diangkut derek, dan Babinsa mengecek terakhir kondisi jalan. Dari Timuato, pesan jelas tersampaikan: keselamatan bukan tanggung jawab satu pihak, melainkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.