Tibawa, 13 November 2025 — Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) berlangsung di Desa Ulobua. Pukul 09.40 Wita, masyarakat dan pemerintah hadir, sehingga prioritas pembangunan 2026–2027 bisa dibahas bersama. Dengan demikian, suasana hangat langsung terasa sejak awal.
Musrenbang bukan sekadar rapat tahunan. Oleh karena itu, Kepala Desa Yunus Ardin memberi kesempatan peserta menyampaikan ide dan kebutuhan pembangunan. Selain itu, hadir Kasi PMD Nur Lila Lakoro, Babinsa Praka R. Paukuma, perwakilan BPD, dan OPD mitra strategis untuk mendukung diskusi.
Ibu Nur Lila Lakoro menekankan penting Musrenbang sebagai wujud partisipasi masyarakat. Selain itu, ia mengingatkan agar rencana berpijak pada kebutuhan riil, bukan formalitas semata. Dengan demikian, mengajak semua peserta mengawal setiap langkah agar hasil benar-benar bermanfaat kepada warga.
Babinsa Praka R. Paukuma menyampaikan TNI siap mendampingi pemerintah desa. Dengan kata lain, tugas Babinsa bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kegiatan berjalan lancar dan bermanfaat bagi warga. Oleh sebab itu, kehadirannya memberi rasa aman dan dukungan nyata.
Mengawali acara dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan di lanjutkan pemaparan Sekdes Arwin Y. Usman tentang RKPDes. Selanjutnya, usulan mengalir mulai perbaikan jalan, drainase, hingga sektor pertanian dan pendidikan. Karena itu, setiap gagasan tercatat sebagai bahan keputusan bersama.
Menjelang siang, musyawarah berakhiri doa bersama. Oleh karena itu, tepat pukul 13.10 Wita, kegiatan resmi ditutup. Dengan demikian, Musrenbang meninggalkan semangat kolektif untuk bergerak maju bersama dan menegaskan tekad warga.
Dari ruangan sederhana itu lahir tekad membangun Desa Ulobua lebih maju dan mandiri. Selain itu, semua pihak sepakat bekerja sama demi kesejahteraan warga. Dengan demikian, semangat gotong royong terlihat nyata sebagai pondasi pembangunan berkelanjutan.












