Gorontalo, 19 Maret 2026 – Kegiatan adat Tonggeyamo dalam rangka penentuan 1 Syawal 1447 H/2026 M berlangsung di Yiladia Camat Pulubala dan di hadiri Pelda Azis sebagai perwakilan Danramil. Acara dimulai pukul 19.30 Wita dengan suasana khidmat. Sementara itu, sinergi antara pemerintah dan tokoh agama semakin terlihat.
Kemudian, dukungan dari pemerintah dan aparat keamanan mendorong kelancaran proses musyawarah adat tersebut. Camat Pulubala, Kapolsek, serta Sekretaris Kecamatan tampak aktif menyimak setiap tahapan kegiatan. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor semakin terlihat dalam menjaga stabilitas dan nilai adat.
Selanjutnya, keterlibatan kepala desa dan imam pegawai syara menjadi bagian penting dalam proses musyawarah. Setiap tahapan terlalui secara teratur dengan penyampaian pandangan yang jelas. Dengan demikian, keputusan yang di hasilkan memiliki landasan yang kokoh.
Selanjutnya, kegiatan Tonggeyamo memiliki peran besar dalam melestarikan nilai budaya daerah. Keberlanjutan tradisi ini tidak lepas dari dukungan semua pihak yang terus terlibat. Dengan demikian, antusias masyarakat tetap terjaga dalam menyambut momen keagamaan.
Hasil penetapan dari Kementerian Agama Republik Indonesia menyatakan Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini tersampaikan dalam forum sebagai pedoman bersama. Oleh karena itu, masyarakat dapat melaksanakan ibadah secara bersamaan.
Akhirnya, suasana aman dan harmonis mewarnai jalannya kegiatan hingga selesai. Pelda Azis menekankan pentingnya menjaga kebersamaan ke depan. Dengan begitu, ketahanan wilayah dan hubungan masyarakat tetap kuat.
