Gorontalo, 16 Maret 2026 – Penutupan latihan Proglatsiapops sistem blok Yonif 713 Satya Tama berlangsung di Mayonif 713/ST, Desa Tinelo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan Senin pukul 13.35 Wita tersebut dipimpin Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P. Sekaligus menjadi tahap akhir persiapan prajurit sebelum menjalankan tugas ke wilayah Papua.
Dalam kegiatan itu, Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, S.H. tampak hadir bersama jajaran pejabat TNI lainnya. Sejumlah perwira Korem 133 Nani Wartabone dan Brigif 22 Ota Manasa juga ikut dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap kesiapan personel Yonif 713 Satya Tama.
Rombongan Pangdam XIII Merdeka kemudian tiba pada Markas Yonif 713 Satya Tama. Usai singgah sejenak pada ruang transit, rombongan melanjutkan kegiatan menuju Aula Lembah Believe. Aula tersebut menjadi lokasi pengarahan bagi pelatih, penyelenggara, serta prajurit peserta latihan.
Dalam pengarahan tersebut, Pangdam XIII Merdeka memberikan briefing akhir latihan pratugas kepada seluruh prajurit. Ia menjelaskan pentingnya penguasaan teknik tempur bagi setiap personel. Dengan demikian, latihan yang dilaksanakan dapat menjadi bekal menghadapi berbagai kondisi operasi.
Pangdam juga menekankan pentingnya kemampuan analisis dalam kepemimpinan perwira. Menurutnya, pemanfaatan teknologi modern membantu memahami kondisi musuh. Hal tersebut akan mempermudah penentuan langkah taktis di lapangan.
Latihan pratugas pada home base menjadi langkah awal mempersiapkan mental serta kemampuan prajurit. Tahap tersebut memberi dasar penting sebelum memasuki latihan lanjutan. Berikutnya, prajurit Yonif 713 Satya Tama akan menjalani latihan tambahan di Bandung.
Dalam arahannya, Pangdam juga menegaskan pentingnya menjaga kehormatan selama penugasan. Ia mengingatkan agar prajurit tidak terlibat pelanggaran apa pun, terutama penyalahgunaan munisi. Hal tersebut penting untuk menjaga nama baik satuan.
Pangdam juga mengajak seluruh prajurit untuk menorehkan prestasi selama menjalankan tugas. Menurutnya, semangat bersaing secara sehat mampu meningkatkan profesionalisme prajurit. Dengan demikian, kinerja satuan dapat semakin baik.
Dalam pengarahan tersebut, Pangdam mengingatkan seluruh prajurit agar selalu waspada selama menjalankan tugas. Kesiapan harus terjaga sepanjang waktu tanpa kelengahan. Kondisi daerah operasi menuntut disiplin tinggi dari setiap personel.
Pada penghujung kegiatan, Pangdam mengingatkan bahwa keberhasilan tugas akan mengharumkan nama satuan. Ia berharap prajurit Yonif 713 Satya Tama mampu menunjukkan kinerja terbaik. Setelah rangkaian acara selesai, rombongan Pangdam XIII Merdeka bergerak menuju Kota Gorontalo.
