Latihan PKD Tahun 2025 Tegaskan Komitmen Bersama Wujudkan Keselamatan Penerbangan Gorontalo

oleh -70 Dilihat
banner 468x60

Tibawa, 19 November 2025 — Lapangan Fire Station Bandara Djalaluddin Gorontalo pagi ini menjadi pusat perhatian. Sirene berbunyi, komando tegas terdengar, menandai Latihan Penanganan Keadaan Darurat Partial Exercise Tahun 2025 resmi dimulai. Oleh karena itu, kolaborasi antar lembaga terasa nyata dan mengalir sepanjang kegiatan.

Pembukaan kegiatan dengan apel gelar pasukan pukul 09.00 Wita oleh Kepala Kantor UPBU Djalaluddin Gorontalo, Djoko Harjani. Ia menekankan latihan sebagai tanggung jawab bersama menjaga keselamatan penerbangan. Selain itu, kesigapan setiap instansi bukan spontan, melainkan hasil latihan berulang dan sinergi yang kuat.

banner 336x280

Berbagai instansi turut berpartisipasi, mulai Ronny Biki, M. Arif Pranata, dr. Husain, hingga Supandi Nicholas. Forkopimcam Tibawa, TNI-Polri, serta Garuda Indonesia juga hadir, membawa keahlian masing-masing. Dengan demikian, latihan membentuk satu kesatuan tangguh menghadapi kemungkinan terburuk.

Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan latihan. Bahkan tenaga medis dari Puskesmas Tibawa aktif mendukung simulasi. Oleh karena itu, kegiatan bukan formalitas, melainkan ruang nyata menegaskan komitmen terhadap keselamatan publik.

Tahap Table Top Exercise menguji kemampuan berpikir cepat saat krisis. Peserta menghadapi skenario darurat mulai gangguan teknis hingga potensi bencana alam. Dengan demikian, koordinasi lintas sektor tetap teruji agar jalur komunikasi berjalan lancar dan efektif.

Selanjutnya, Partial Exercise berlangsung langsung di lapangan dengan asap buatan dan mobil pemadam. Petugas medis sigap membawa tandu, menandai keseriusan setiap langkah. Oleh karena itu, latihan menegaskan kesiapan menghadapi kondisi darurat nyata, sekaligus membangun solidaritas antar instansi.

Kegiatan berakhir dengan evaluasi menyeluruh, Djoko Harjani menyampaikan apresiasi atas kerja keras peserta. Selain itu, pengalaman hari ini menjadi modal penting untuk kesiapsiagaan ke depan. Dengan demikian, keselamatan penerbangan tercapai melalui latihan berulang, dedikasi, dan sinergi tulus setiap pihak.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *