Musyawarah Desa Bongo Menjadi Cermin Kebersamaan Antara Pemerintah TNI Dan Masyarakat Dalam Mengelola Koperasi

oleh -50 Dilihat
banner 468x60

Batudaa, 13 November 2025 — Balai Desa Bongo sore itu dipenuhi warga yang datang mengikuti Musyawarah Desa Khusus. Agenda utama membahas skema pinjam dan pengembalian dana Koperasi Merah Putih. Dengan demikian, masyarakat berharap ekonomi desa semakin kuat.

Suasana hangat terasa meski hujan membasahi halaman. Warga, perangkat desa, tokoh adat, dan pendamping koperasi hadir bersama. Dengan demikian, musyawarah menjadi ruang mencari solusi demi kesejahteraan bersama.

banner 336x280

Ketua BPD, Junus P. Semoga Dami, membuka pertemuan dengan tegas. Ia menekankan keterbukaan dan tanggung jawab warga. Oleh karena itu, transparansi menjadi pondasi utama keberlanjutan koperasi.

Musyawarah memasuki pembahasan regulasi baru. Ketua Koperasi, Suriyanto Hamzah, menjelaskan kondisi keuangan dan perubahan aturan. Sehingga, peserta memahami perlunya menyesuaikan pengelolaan dana dengan kebijakan terbaru.

Kepala Desa Bongo, Ridwan Gue S., menenangkan peserta. Ia memastikan desa tetap menggunakan regulasi lama sembari menunggu petunjuk pusat. Dengan demikian, semangat warga tetap terjaga meski aturan berubah.

Sertu L. Saifuddin, Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo, hadir menjaga suasana tetap teduh dan produktif. Ia mengingatkan perbedaan pendapat wajar, tapi tidak memecah kebersamaan. Oleh karena itu, koperasi tetap menjadi milik semua warga.

Pembahasan beralih ke kemitraan usaha Koperasi Merah Putih. Pendamping koperasi, Zulkifli Amiri, menegaskan warga ikut bagian dari rantai usaha. Dengan demikian, keputusan hari itu menegaskan tekad bersama membangun ekonomi desa yang kuat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *