Tibawa, 20 Oktober 2025 — Pagi itu ruang rapat Bandara Djalaludin Gorontalo penuh oleh perwakilan TNI, Polri, Air Nav, dan BMKG. Selain itu, tujuan utama rapat adalah memastikan kelancaran mobilitas udara saat Peran Saka Nasional. Dengan demikian, koordinasi lintas sektor menjadi fokus utama.
Rapat di pimpin Kepala Bandara Joko Harian. Selain itu, semua pihak memaparkan kesiapan teknis dan strategi pengamanan. Dengan kata lain, persiapan extra flight harus aman, tertib, dan efisien untuk mendukung peserta dari berbagai daerah.
Manajer Operasi PT LBP, Tri Mulyono Poiyo, menegaskan jadwal penerbangan di sesuaikan kedatangan peserta. Selain itu, prosedur tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan. Dengan demikian, peningkatan frekuensi penerbangan menjadi dukungan nyata kesuksesan kegiatan nasional.
Kepala Stasiun Meteorologi Cucu Kusmayancu menyebut cuaca relatif aman. Namun, koordinasi real-time tetap penting. Dengan kata lain, setiap perubahan cuaca bisa berdampak langsung pada jadwal penerbangan.
Perwakilan TNI dan Polri menyatakan kesiapan pengamanan darat. Selain itu, TNI AU menegaskan pengawasan di udara. Dengan demikian, kerja sama petugas darat dan udara menjadi kunci kelancaran setiap penerbangan tambahan.
Air Nav menambahkan slot penerbangan di atur seefisien mungkin tanpa mengganggu jadwal reguler. Selain itu, prioritas di berikan sesuai kebutuhan event. Dengan kata lain, semua proses harus aman, tertib, dan terkoordinasi secara maksimal.
Menutup rapat, Kepala Bandara menekankan kolaborasi lintas sektor. Selain itu, peserta di ajak menjaga koordinasi hingga pelaksanaan kegiatan nasional. Dengan demikian, setiap langkah persiapan membawa Gorontalo menjadi tuan rumah siap, aman, dan terpercaya di panggung nasional.












