Tak Ada yang Tersisa, Rumah Agus Luhine Ludes Dilahap Api dan Hanya Menyisakan Puing Hangus

oleh -195 Dilihat

Tilaga Biru, 28 Oktober 2025 — Sekitar pukul 12.30 Wita, asap pekat membumbung dari rumah Agus Luhine. Warga yang sedang istirahat terkejut dan berlari keluar. Dengan cepat, kepanikan menyebar sambil menatap api yang menjilat atap rumah.

Ismet Kasim, tetangga korban, langsung memberi peringatan. Ia memanggil warga dan menelpon pemadam. Dengan demikian, warga bergerak cepat menyelamatkan barang yang bisa di selamatkan.

Warga mencoba menahan api dengan ember dan selang taman. Namun angin membuat kobaran semakin besar. Akibatnya, plafon runtuh dan barang dagangan ikut terbakar, meninggalkan kepulan asap hitam di langit.

Sekitar pukul 13.20 Wita, sirene pemadam memecah kebisingan. Empat mobil pemadam tiba bergantian dan menyemprot air ke titik api. Perlahan, kobaran api mulai tertekan dan warga lega melihat hasil kerja bersama.

Khawatir api merambat ke Masjid Istiqomah, warga cepat-cepat menyiram dinding sekelilingnya. Berkat upaya ini, api berhasil d ijinakkan sebelum menyebar. Meski begitu, seluruh isi rumah hangus dan kerugian diperkirakan Rp60 juta.

Serda Amar, Babinsa Koramil 1315-01 Telaga Biru, segera hadir di lokasi. Ia koordinasi dengan aparat desa dan kepolisian untuk evakuasi. Dengan kehadirannya, warga merasa lebih tenang di tengah kekacauan.

Kerja sama TNI, Polri, Damkar, dan warga memastikan bara terakhir padam. Api diduga akibat korsleting listrik di rumah korban. Meski rumah hangus, semangat warga Tilote tetap hidup dan rasa persaudaraan makin erat.