Telaga Biru, 6 November 2025 — Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Tuladenggi. Bendera Merah Putih berkibar di bawah langit biru cerah. Selain itu, Brigjen TNI Hardo Sihotang memimpin upacara penutupan TMMD Ke-126 yang di ikuti TNI, Polri, pramuka, dan warga, sehingga momen ini menjadi simbol sinergi nyata.
Barisan prajurit dan masyarakat tampak rapi memenuhi lapangan. Dengan demikian, sorot mata warga memancarkan kebanggaan saat mendengar laporan hasil TMMD selama satu bulan. Lebih lanjut, suasana hangat itu menegaskan semangat kebersamaan di setiap sudut lapangan.
Brigjen TNI Hardo Sihotang menegaskan, TMMD bukan sekadar pembangunan fisik. Program ini membangun semangat gotong royong, kemandirian, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terlihat dalam setiap aktivitas warga.
Hasil TMMD terlihat jelas di desa. Jalan baru terbuka, plat duiker dan pos kamling berdiri, rumah tidak layak huni terrehabilitasi. Selain itu, semua tercapai melalui kerja sama prajurit dan masyarakat yang bergotong royong, sehingga perubahan desa terasa nyata dan berkelanjutan.
Satgas TMMD juga melaksanakan kegiatan nonfisik. Penyuluhan pertanian, edukasi kesehatan, dan program ekonomi warga di jalankan dengan melibatkan masyarakat. Dengan begitu, manfaat TMMD dapat berlanjut setelah program berakhir, serta memberi dampak positif jangka panjang bagi desa.
Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi memberi apresiasi tinggi. Selain itu, ia menekankan kolaborasi TNI dan pemerintah membawa hasil nyata: jalan membuka akses ekonomi, kegiatan sosial memberi dampak langsung. Oleh karena itu, pembangunan fisik dan karakter masyarakat berjalan seiring, menciptakan fondasi desa yang kuat.
Upacara di tutup doa bersama oleh Serka Laode Kalawara. Suara lantunan doa bergema, menciptakan suasana haru dan kebersamaan. Akhirnya, warga pulang dengan senyum dan bangga, sementara TMMD meninggalkan pesan kuat bahwa kemajuan lahir dari kebersamaan TNI, rakyat, dan masyarakat setempat.
