Telaga Biru, 6 November 2025 — Lapangan Desa Tuladenggi pagi itu penuh semangat. Selain itu, bendera Merah Putih berkibar, pasukan TNI tegap mengikuti Upacara Penutupan TMMD Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo. Kegiatan dipimpin Brigjen TNI Hardo Sihotang.
Barisan gabungan TNI, Polri, pramuka, dan warga tampak padat. Dengan demikian, suara komando menandai akhir satu bulan kerja keras dan kebersamaan. Desa Tuladenggi yang biasanya sepi, hari itu penuh warna gotong royong.
Brigjen Hardo menekankan TMMD bukan hanya membangun fisik. Selain itu, program ini menumbuhkan jiwa gotong royong, kemandirian, dan persaudaraan. Semua pihak terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan.
Selama 30 hari, Satgas TMMD membuka jalan baru, membangun plat duiker, dan pos kamling. Dengan begitu, perbaikan rumah tidak layak huni, penyuluhan kesehatan, edukasi pertanian, serta pemberdayaan ekonomi memberi manfaat jangka panjang. Warga merasakan hasil nyata dari setiap langkah pembangunan.
Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi memberi apresiasi. Selain itu, TMMD membuktikan sinergi pemerintah dan TNI membawa perubahan nyata bagi masyarakat. Jalan baru membuka akses ekonomi, kegiatan sosial memberi dampak langsung.
Letkol Arh Roma Laksana Yudha, Dandim 1315, menyoroti kekompakan Satgas dan warga. Dengan demikian, prajurit hidup berdampingan dengan warga, bekerja, dan beribadah bersama. Dari situ lahir persaudaraan tulus yang menguatkan semangat manunggal.
Doa penutup dipimpin Serka Laode Kalawara dari Koramil 05/Boliyohuto. Selain itu, doa menjadi restu agar semua hasil TMMD memberi manfaat panjang. Ketika upacara berakhir, senyum warga dan prajurit merekah, menandai keberhasilan dan inspirasi bagi Desa Tuladenggi.
