Acara Adat Moloopu Dan Modepito Camat Asparaga Dihadiri Babinsa Koramil 1315-05 Boliyohuto

oleh -401 Dilihat
banner 468x60

Gorontalo, 28 Desember 2025 – Prosesi adat Moloopu dan Modepito Camat Asparaga digelar di Desa Karya Indah, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo. Sementara itu, Serka Laode Kalawara, Babinsa Koramil 1315-05 Boliyohuto, hadir mewakili Danramil dan terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran tokoh adat, aparat, dan masyarakat membuat jalannya prosesi tetap aman dan meriah.

Kehadiran warga terlihat ramai sejak awal prosesi adat yang sarat makna. Selain itu, Camat Asparaga, Bapak Marzan Yusuf, menyampaikan sambutan singkat sambil menekankan pentingnya melestarikan tradisi lokal. Ia juga memberi apresiasi kepada semua pihak agar kebersamaan terus terjalin.

banner 336x280

Seiring waktu, prosesi Moloopu berjalan dengan peserta yang mengikuti aturan adat secara tertib. Selain itu, Ipda Imran T, Kepala Sub Sektor Asparaga, memantau setiap langkah prosesi sambil memastikan kenyamanan seluruh peserta. Kehadiran Ketua Karang Taruna dan pegawai se-Kecamatan Asparaga memperlancar jalannya kegiatan.

Warga memadati lokasi dan tampak antusias menyaksikan setiap rangkaian Moloopu. Selain itu, anak-anak hingga orang tua memperhatikan prosesi dengan seksama. Keakraban antara warga, aparat, dan tokoh adat turut menambah rasa kekeluargaan selama acara.

Setelah itu, prosesi Modepito terlaksana dengan suasana lebih khidmat. Sersan Erna Ismail, Kepala Puskesmas Asparaga, hadir memberikan dukungan moral dan memastikan peserta mengikuti tata cara adat,, Kepala Desa turut membantu dan pegawai desa agar acara tetap lancar.

Kemudian, Bapak Sukri, Anggota DPR Kabupaten Gorontalo, dan Bapak Bate Luawo, Ketua Lembaga Adat, memberikan arahan dan doa penutup. Kehadiran mereka menambah penghormatan terhadap tradisi serta memotivasi warga agar budaya tetap harus lestari dan acara berjalan harmonis.

Akhirnya, kegiatan berakhir pukul 14.00 Wita dalam keadaan aman dan kondusif. Dengan doa bersama dan salam penghormatan, membuat masyarakat puas karena prosesi terlaksana lancar dan tertib.

Adat ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antara aparat, tokoh adat, dan warga. Tradisi tetap terjaga dan mendapat perhatian aparat, sementara suasana kekeluargaan terlihat jelas dari interaksi warga dengan pejabat dan tokoh adat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *