Aliansi Mahasiswa Gorontalo Desak Evaluasi Kinerja Kepolisian

oleh -306 Dilihat
banner 468x60

Gorontalo, 26 November 2025 — Sekitar pukul 12.25 Wita, puluhan mahasiswa Aliansi Mahasiswa Provinsi Gorontalo Peduli Demokrasi turun ke jalan. Aksi dimulai depan Mapolres Gorontalo, lalu berlanjut ke Mapolda Gorontalo. Dengan demikian, mobilitas massa terlihat teratur dan tertata.

Di pimpin Korlap Alam Rauf, sekitar 75 mahasiswa membawa spanduk serta pengeras suara. Mereka menuntut keadilan atas dugaan tindakan represif aparat sebelumnya. Selain itu, suasana siang itu memanas karena orasi penuh emosi.

banner 336x280

Sejumlah orator seperti Sawal Madinah, Supandri Suko, dan Ayu Indira menyampaikan tuntutan utama. Mahasiswa meminta aparat yang di anggap represif ditindak dan Kapolres serta Kapolda di ganti. Dengan begitu, aspirasi mereka terdengar jelas pihak berwenang.

Ketegangan meningkat saat massa mengekspresikan kekecewaan melalui orasi. Namun, mereka menekankan bukan mencari sensasi, melainkan menegakkan nilai demokrasi. Oleh karena itu, aksi tetap fokus pada tuntutan keadilan.

Situasi mulai mereda ketika Wakapolres Kompol Wanda Dhira Bernard menemui mahasiswa. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kapolres. Selain itu, ia memastikan laporan mahasiswa akan di tindaklanjuti dengan serius.

Usai Mapolres, massa bergerak ke Mapolda Gorontalo. Aksi kembali memanas dengan pembakaran ban, namun akhirnya mereka di terima AKBP Luhur Kurniawan, Panwas Polda. Dengan demikian, komunikasi tercipta dan suasana sedikit lebih tenang.

Rangkaian aksi berakhir pukul 14.30 Wita dalam kondisi aman. Mahasiswa menegaskan akan kembali turun jika tuntutan tidak di penuhi. Lebih lanjut, aksi ini menunjukkan mahasiswa tetap menjadi suara kritis dalam menjaga keadilan serta demokrasi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *