Gorontalo, 12 Desember 2025 — Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan Bandara Djalaludin, Kapten Infanteri Abd. Kabir Lessy menghadiri rapat penyusunan strategi latihan Air Port Contingency Exercise. Kegiatan ini bertujuan menyatukan langkah antarinstansi menghadapi berbagai skenario darurat. Kehadiran Danramil mempertegas peran aktif TNI menjaga keselamatan penerbangan.
Rapat berlangsung Jumat sore pukul 13.30 Wita di Gedung EOC Bandara Djalaludin Gorontalo, Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa. Sejumlah pejabat lintas instansi hadir membahas kesiapan teknis dan personel. Melalui koordinasi yang solid, pelaksanaan latihan diharapkan berjalan tertib dan efisien.
Selanjutnya, Hirsan Roni Biki, S.T., selaku Kepala Seksi Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat, memimpin pembahasan secara rinci. Ia bersama Mulyono Humom Bio dan AKP Ruslan Djafar menyampaikan masukan strategis. Kolaborasi mereka menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor menjaga stabilitas bandara.
Sementara itu, Karim Issa dari Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, bersama Pandi Gunawan dari LPPNPI, mengatur kesiapan teknis latihan. Sertu Rahmin M. mewakili Danpos TNI-AU mengoordinasikan persiapan lapangan. Transisi antarsektor berjalan lancar berkat komunikasi terbuka dan komitmen bersama.
Di sisi lain, dukungan kepolisian turut memperkuat pengamanan. Ipda Safrudin Adam dan Aiptu Hermanto menegaskan kesiapan aparat menjaga ketertiban selama latihan. Selain itu, dr. Tantri Luawo dari Puskesmas Tibawa menyiapkan layanan kesehatan agar kegiatan berlangsung aman dan terkendali.
Setelah rangkaian rapat, panitia menetapkan jadwal latihan mulai 15 hingga 18 Desember 2025. Geladi Kotor dilaksanakan Senin, Geladi Bersih Selasa, dan puncaknya Apel Gelar Pasukan Kamis dengan Gubernur Gorontalo sebagai Inspektur Upacara. Transisi persiapan menuju pelaksanaan berjalan terstruktur dan efisien.
Secara keseluruhan, Air Port Contingency Exercise menjadi bukti sinergi nyata antarinstansi. Keterlibatan TNI, Polri, petugas bandara, dan tenaga kesehatan mencerminkan koordinasi yang solid. Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berkomitmen memperkuat keamanan penerbangan serta kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat di Gorontalo.












