Hidupkan Kedisiplinan dan Kepedulian Masyarakat Desa Sinergi TNI dan Warga Tonala Bangun Keamanan dari Desa

oleh -287 Dilihat
banner 468x60

Telaga Biru, 19 Oktober 2025 — Aula kantor desa menjadi saksi puluhan anggota Linmas dan Karang Taruna mengikuti pelatihan TMMD ke-126. Pagi itu, semangat mereka tampak menyala, menandai awal kegiatan non fisik yang penuh makna. Dengan demikian, pembinaan karakter dan tanggung jawab sosial menjadi fokus utama.

Selain itu, pelatihan menghadirkan materi siskamling dan baris berbaris. Kedua materi ini bertujuan menumbuhkan disiplin dan kesiapsiagaan warga. Dengan begitu, warga belajar bahwa menjaga keamanan desa adalah tanggung jawab bersama.

banner 336x280

Sertu Dwijo Priyo Utomo memimpin sesi siskamling, sementara Sertu Sukendar mengajarkan baris berbaris. Pendekatan komunikatif mereka membuat peserta mudah mengikuti instruksi. Transisi antara teori dan praktik berjalan lancar, menumbuhkan kekompakan dan kebersamaan.

Lebih jauh, Sekretaris Desa Cindra Polimbato menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1315. Ia menilai kegiatan ini penting untuk memperkuat solidaritas dan menumbuhkan jiwa sosial generasi muda. Dengan demikian, dukungan TNI tidak hanya fisik, tetapi juga moral dan sosial.

Hadir pula Kepala Dusun II Iten Napi dan anggota Koramil 1315-01/Telaga Biru. Semua peserta terlihat antusias, mengikuti setiap arahan dengan penuh semangat. Transisi dari teori di aula ke praktik di halaman desa memperkaya pengalaman belajar.

Sertu Sukendar menegaskan, latihan baris berbaris mengajarkan kedisiplinan dan kerja sama. “Latihan ini bukan sekadar gerakan, tapi cara menghargai waktu dan menumbuhkan tanggung jawab,” ujarnya. Oleh karena itu, setiap langkah menjadi pelajaran hidup yang bermanfaat.

Program TMMD ke-126 menekankan pembangunan manusia seiring pembangunan fisik. Sertu Dwijo menambahkan, kegiatan ini menumbuhkan semangat warga agar peduli, mandiri, dan siap menjaga lingkungan. Dengan demikian, pelatihan sederhana memberi dampak luas bagi kemajuan desa.

Akhirnya, kegiatan ditutup dengan doa bersama pukul 10.30 Wita. Suasana hangat dan penuh rasa syukur menyelimuti aula desa. Dari senyum peserta dan langkah tegap mereka, terlihat tekad untuk menjaga Desa Tonala tetap aman, bersatu, dan tangguh.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *