Gorontalo, 14 September 2026 – Koramil 1315-02/Limboto segera bergerak bersama Polri, Damkar, dan aparat Desa Tunggulo saat kebakaran lahan warga terjadi. Sementara itu, kobaran api muncul sekitar pukul 12.30 Wita dan mengarah ke kawasan permukiman Dusun I, Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.
Sementara itu, Pratiwi Usman lebih dulu melihat kepulan asap pada lahan milik Yunus Yahya. Setelah itu, ia mengecek sumber asap lalu menyampaikan laporan melalui grup WhatsApp Desa Tunggulo.
Selanjutnya, rumput kering membuat kobaran api mudah meluas pada area sekitar. Oleh sebab itu, warga segera memakai ranting pohon untuk menahan gerak api sebelum bantuan tiba.
Berikutnya, Koramil 1315-02/Limboto bersama Polri, Damkar, dan aparat desa menyusun langkah pemadaman. Sementara itu, upaya bersama terus berjalan guna mencegah api merambat menuju rumah warga.
Sementara itu, luas lahan warga yang terbakar mencapai sekitar 2 hektare. Meski demikian, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa serta hanya menyebabkan kerugian materi pada lahan.
Kemudian, personel bersama unsur gabungan terus mengecek area pasca pemadaman. Selain itu, langkah tersebut bertujuan mencegah munculnya kembali titik api serta kebakaran susulan.
Lebih lanjut, dugaan awal menyebut pembakaran sisa batang jagung kering sebagai sumber kobaran. Karena itu, masyarakat perlu memastikan api padam sepenuhnya, terutama saat musim kemarau yang rawan kebakaran.


















