Gorontalo, 15 Agustus 2026 – Koramil 1315-02/Limboto segera turun tangan membantu penanganan kebakaran rumpun bambu pada Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Sementara itu, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 18.19 Wita serta berisiko meluas karena kondisi lahan kering. Karena itu, personel bersama masyarakat bergerak cepat agar api dapat segera terkendali.
Kobaran api pertama kali terlihat oleh Yayat Mamu, 39 tahun, pada area rumpun bambu. Tidak lama kemudian, saksi meminta pertolongan warga sehingga masyarakat langsung bergerak menuju lokasi. Selanjutnya, upaya pemadaman awal berlangsung menggunakan peralatan seadanya.
Sementara itu, masyarakat segera meminta bantuan tim pemadam kebakaran setelah melihat api terus berkobar. Kemudian, sekitar pukul 18.20 Wita, personel Damkar tiba dan langsung melakukan pemadaman bersama warga. Alhasil, penanganan berlangsung cepat serta membantu mengendalikan kobaran api.
Berikutnya, Babinsa menjalin koordinasi bersama aparat setempat serta tim Damkar selama proses pemadaman. Sementara itu, personel TNI ikut membantu warga menahan kobaran api agar tidak meluas. Karena itu, kerja sama seluruh unsur menjadi faktor penting dalam pengendalian kebakaran.
Hasil penanganan menunjukkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Adapun kerugian berupa sekitar 50 pohon bambu terbakar, sementara penyebab api masih belum diketahui. Dengan demikian, kewaspadaan masyarakat tetap penting, terutama selama musim kemarau.
Hingga proses pemadaman selesai, satu personel TNI, lima personel Damkar, serta empat orang masyarakat turut terlibat. Sementara itu, Babinsa mengimbau warga tetap waspada karena musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat perlu terus terjaga.


















