Gorontalo, 07 Januari 2026 – Kopda Seti Aji, Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, menghadiri Upacara Adat Mopotilolo yang dipimpin Camat Telaga Jaya, Ronal Martiarto Apdini, S.Pd., M.M. Acara dimulai pukul 08.00 Wita di halaman kantor desa dan dihadiri tokoh adat, tokoh agama, aparat desa, serta warga.
Penjemputan Camat Telaga Jaya oleh perangkat desa dan tokoh adat, menandai awal kegiatan. Suasana prosesi khidmat dan menonjolkan tradisi lokal Telaga Jaya. Babinsa Kopda Seti Aji hadir sebagai simbol dukungan TNI terhadap pelestarian budaya dan hubungan dengan masyarakat.
Setelah penjemputan, rangkaian Adat Mopotilolo usai terlaksana. Prosesi ini menampilkan ritual adat yang secara turun-temurun. Tokoh adat dan tokoh agama memandu jalannya acara, sementara Camat Telaga Jaya menyampaikan sambutan singkat tentang pentingnya menjaga tradisi dan memperkuat kebersamaan.
Kepala Desa Buhu, M. Daud Adam, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan. Ia menekankan bahwa Mopotilolo menjadi sarana penting untuk mengenalkan budaya kepada generasi muda. Bripka Halik, Bhabinkamtibmas desa, memastikan seluruh prosesi berlangsung aman dan tertib.
Ibu Penggerak PKK Kecamatan Telaga Jaya, Pujiasi, S.K.M., M.M., hadir dan menambah suasana kekeluargaan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, warga, dan aparat untuk melestarikan adat dan menjaga keharmonisan desa.
Babinsa Kopda Seti Aji menegaskan, peran TNI dalam kegiatan ini bukan sekadar pengamanan. Kehadiran mereka juga bertujuan membangun kedekatan dengan warga dan memperkuat solidaritas. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban serta kebersamaan masyarakat.
Acara berakhir dengan doa bersama oleh tokoh agama. Camat Telaga Jaya menekankan pentingnya mendukung adat dan budaya lokal supaya tetap hidup secara turun temurun ke generasi berikut.
Dengan berakhirnya Upacara Adat Mopotilolo, warga Desa Buhu kembali ke kegiatan sehari-hari dengan semangat baru. Kehidupan tradisi ini mengingatkan bahwa kebersamaan dan rasa hormat pada budaya menjadi fondasi bagi pembangunan sosial dan budaya desa.












