Gorontalo, 5 Februari 2026 — Sebagai bagian dari tanggung jawab kewilayahan, Serda Gufran Lakahia, Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, turut serta dalam kegiatan mediasi warga Desa Pentadio Timur. Ia bersama aparat desa berupaya menenangkan situasi akibat perbedaan pendapat tentang aktivitas pengambilan pasir. Kehadirannya mencerminkan peran TNI dalam memperkuat keamanan dan ketertiban wilayah.
Segera setelah laporan Kepala Dusun II diterima, pemerintah desa bersama kepolisian dan Babinsa bergerak cepat mengambil langkah penyelesaian. Melalui komunikasi terbuka, mereka berusaha menengahi warga serta pemilik lahan yang berselisih. Transisi dialog berlangsung tertib karena aparat menerapkan pendekatan persuasif dan penuh empati.
Persoalan bermula saat sejumlah warga membuka jalan menuju sungai tanpa persetujuan pemilik lahan. Hal ini memicu kekhawatiran akan potensi banjir yang dapat merusak sawah di sekitarnya. Akibatnya, terjadi perdebatan hingga warga memutuskan menutup akses jalan ke area penambangan pasir.
Selanjutnya, Babinsa bersama aparat desa memfasilitasi forum musyawarah dengan mengedepankan semangat kebersamaan. Kedua pihak diberikan ruang menyampaikan pendapat untuk mencari titik temu. Karena suasana berlangsung terbuka, tensi perdebatan mereda dan lahir kesepahaman di antara warga.
Sebagai tindak lanjut, Babinsa bersama pihak Polsek dan pemerintah desa melakukan peninjauan langsung ke sungai. Setelah menilai kondisi lapangan, kedua pihak sepakat membuka kembali akses jalan yang sempat tertutup. Selain itu, mereka berkomitmen menjaga keseimbangan aliran air agar tidak merugikan lahan pertanian.
Melalui kesepakatan bersama itu, suasana desa kembali damai dan terjaga. Transisi dari perbedaan menuju persatuan menjadi bukti keberhasilan komunikasi antarwarga. Kolaborasi antara aparat, TNI, dan masyarakat memperlihatkan semangat gotong royong yang masih hidup kuat di lingkungan desa.
Akhirnya, mediasi berlangsung sukses dengan hasil yang memuaskan semua pihak. Para peserta sepakat menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting untuk menjaga toleransi dan menghormati hak sesama. TNI, melalui peran Babinsa, terus hadir sebagai garda terdepan menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.
