Gorontalo, 18 Agustus 2026 – Penanaman padi sawah metode Pertanian Modern Advanced Agricultural System PM-AAS berlangsung pada Desa Luhu dengan dukungan Babinsa Koramil 1315-01/Telaga. Selain itu, kegiatan pukul 08.15 Wita tersebut menjadi langkah bersama untuk meningkatkan produktivitas padi serta mendukung ketahanan pangan.
Kemudian, unsur pertanian bersama para petani mengikuti kegiatan penanaman padi dengan dukungan Babinsa Koramil 1315-01/Telaga. Sementara itu, sinergi lintas unsur tersebut menjadi bagian penting untuk mendorong penerapan teknologi pertanian modern.
Selain itu, Abdul Wahid Lahay, Adelfin Djauhari, S.P., dan Gebry Magfiroh Abdulah, S.P., turut hadir mendukung kegiatan penanaman padi. Selanjutnya, Aman Motaalu bersama penyuluh pertanian terus memberi pendampingan kepada petani selama proses berlangsung.
Kemudian, proses penanaman padi berlangsung menggunakan metode PM-AAS sesuai arahan teknis dari unsur pertanian. Selanjutnya, penerapan pola modern tersebut menjadi upaya meningkatkan hasil produksi pada lahan persawahan.
Sementara itu, target produksi melalui metode PM-AAS mencapai 10 ton padi per hektare pada lahan persawahan. Oleh karena itu, pendampingan serta penerapan teknik modern terus didorong guna memperoleh hasil panen optimal.
Hingga akhir kegiatan, proses penanaman padi berjalan tertib dan mendapat dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, metode PM-AAS menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan hasil panen serta memperkuat ketahanan pangan.


















