Gorontalo, 25 Maret 2026 – Upacara persemayaman serta pemakaman militer almarhum Koptu Purnawirawan Agustinus Uada berlangsung penuh hormat. Kegiatan mulai dari rumah duka wilayah Kecamatan Limboto lalu berlanjut menuju Kecamatan Telaga Biru. Selain itu, kehadiran aparat TNI menambah suasana khidmat sehingga rangkaian berjalan tertib.
Selanjutnya, ibadah pemakaman menjadi awal rangkaian dengan pimpinan Pendeta Veybe Bawengan, S.Th. Lantunan doa menghadirkan ketenangan serta nuansa religius pada lingkungan sekitar. Di sisi lain, keluarga tetap tegar sehingga suasana penuh makna tetap terjaga.
Kemudian, upacara persemayaman berlangsung dengan pimpinan Kapten Infanteri Jacobus Tuju. Penyerahan jenazah terlaksana secara resmi sebagai bagian prosesi militer. Sementara itu, barisan pasukan berdiri rapi sehingga penghormatan terasa kuat.
Berikutnya, rombongan bergerak menuju lokasi pemakaman wilayah Desa Pentadio Barat. Sepanjang perjalanan, iringan jenazah berjalan tertib serta penuh penghormatan warga. Dengan demikian, kebersamaan antara aparat serta masyarakat semakin terlihat jelas.
Selanjutnya, pemakaman militer berlangsung sesuai tata upacara TNI dengan penuh kehormatan. Suara salvo menjadi tanda penghormatan terakhir serta menambah suasana haru. Oleh karena itu, seluruh peserta mengikuti prosesi dengan disiplin tinggi.
Kemudian, apel persada menjadi penutup rangkaian kegiatan secara keseluruhan. Personel membentuk barisan rapi sebagai simbol penghormatan terakhir. Sementara itu, suasana khidmat tetap terjaga hingga akhir kegiatan.
Selanjutnya, Kapten Infanteri Jacobus Tuju menyampaikan pesan duka kepada keluarga. Ia mengajak keluarga tetap kuat serta menerima ketentuan Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian, amanat tersebut membawa nilai keteguhan hati.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa setiap manusia tidak dapat menghindari kehendak Tuhan. Keikhlasan menjadi kunci utama dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. Oleh sebab itu, keluarga harap tetap tabah jalani hari ke depan.
Selain itu, ucapan terima kasih tersampaikan kepada seluruh hadirin yang ikut mengantar almarhum. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata kepedulian serta kebersamaan. Dengan begitu, nilai solidaritas tampak kuat sepanjang kegiatan.
Akhirnya, seluruh rangkaian berjalan aman serta lancar hingga selesai. Pengabdian almarhum menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa. Dengan demikian, doa terus mengalir agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.












