Gorontalo, 03 Desember 2025 – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXXIV/Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo melaksanakan doa bersama secara serentak. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir. Dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan, seluruh anggota memanjatkan doa bagi keselamatan dan ketabahan para korban. Suasana kegiatan berlangsung haru, mencerminkan semangat kebersamaan dan rasa empati yang tinggi.
Sementara sebagian anggota Persit menunaikan doa bersama di Masjid Kodim, sebagian lainnya beribadah di tempat sesuai keyakinan masing-masing. Tidak ada sekat yang membatasi, karena semua satukan dengan tujuan yang sama. Mereka berdoa untuk keselamatan korban banjir, memohon agar ujian segera berlalu. Keberagaman cara menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal perbedaan.
Doa bersama itu terasa hangat ketika Serka Laode hadir sebagai penceramah, bersama Ketua Persit Ny. Nana Roma Laksana Yudha dan jajaran Ketua Ranting. Mereka duduk berdampingan, menyimak lantunan doa dengan penuh khusyuk dan rasa haru. Kehadiran mereka menjadi simbol kebersamaan yang tak hanya terucap, tetapi juga terasa di hati. Di setiap wajah terpancar empati, tanda bahwa Persit hidup dalam semangat kasih dan kepedulian.
Berawal dengan lantunan zikir yang membawa ketenangan batin bagi para peserta. Serka Laode kemudian memberikan ceramah yang meneguhkan keyakinan akan kekuatan doa dan kebersamaan dalam menghadapi ujian hidup. Penyampaian pesan yang menembus ruang hati dan membangkitkan semangat untuk saling peduli. Doa bersama menjadi penutup yang mengalirkan harapan keselamatan bagi saudara-saudari yang terdampak banjir.
Kegiatan doa bersama ini merupakan wujud nyata solidaritas dan kepedulian Persit terhadap masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah. Melalui kegiatan ini, Persit berupaya menumbuhkan semangat kebersamaan dan mengirimkan dukungan moral bagi mereka yang sedang menghadapi cobaan. Doa yang menjadi simbol harapan agar para korban memperoleh kekuatan dan ketabahan. Kegiatan ini juga mencerminkan nilai kemanusiaan selalu menjadi junjungan yang tinggi oleh Persit Kartika Chandra Kirana.
Musibah banjir di berbagai daerah meninggalkan jejak duka bagi banyak keluarga. Keprihatinan itu menggugah Persit untuk melakukan sesuatu, meski hanya lewat doa dan empati. Mereka berkumpul dalam suasana teduh, menyatukan harapan agar para korban mendapatkan kekuatan. Dari kegiatan sederhana ini, terlahir kepedulian yang melampaui batas jarak dan wilayah.
Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi setiap peserta yang hadir. Suasana penuh kekhusyukan membuat hati menjadi tenang dan jiwa semakin dekat dengan Tuhan. Selain memperdalam keimanan, mereka juga merasakan ikatan persaudaraan yang semakin erat. Dari kegiatan sederhana ini, tumbuh semangat baru untuk menebarkan kebaikan di setiap langkah.
Bagi Persit Kodim 1315/Kab. Gorontalo, doa bersama ini bukan sekadar ritual, melainkan pesan keimanan. Kebersamaan di tengah musibah adalah wujud nyata kasih dan rahmat Tuhan yang menguatkan umat-Nya. Mereka berdoa agar masyarakat yang terdampak banjir segera diberi kekuatan untuk bangkit. Dengan hati yang tulus, mereka memohon agar setiap langkah menuju pemulihan diberkahi.
Doa bersama ini menghadirkan keteduhan dalam kebersamaan yang penuh kasih. Di tengah perbedaan, para peserta menemukan makna persatuan yang sejati. Kegiatan sederhana ini menumbuhkan kesadaran bahwa empati adalah kekuatan yang menyatukan. Dari doa yang tulus, lahir semangat untuk menghadapi setiap ujian dengan ketabahan.
Kegiatan doa bersama ini menjadi wujud nyata bahwa kepedulian tidak mengenal batas agama, suku, maupun wilayah. Persit Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo menunjukkan komitmen untuk terus menumbuhkan semangat persatuan dan solidaritas di tengah masyarakat. Melalui cinta, doa, dan kebersamaan, Persit berperan aktif memperkuat rasa persaudaraan dalam menghadapi berbagai ujian bangsa. Kegiatan ini juga mencerminkan semangat nasionalisme dan kemanusiaan yang selalu dijunjung tinggi oleh keluarga besar TNI.
