Puskesmas Pulubala Perkuat Kolaborasi Lewat Lokakarya Mini Bersama Unsur Pemerintah dan Masyarakat

oleh -368 Dilihat
banner 468x60

Gorontalo, 16 Desember 2025 — Puskesmas Pulubala Kabupaten Gorontalo melangsungkan Lokakarya Mini Lintas Sektor bertempat Aula Puskesmas Pulubala, Desa Pongongaila. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama lintas instansi dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Selain itu, forum ini menjadi sarana mempererat komunikasi antar pemangku kepentingan.

Sebagai perwakilan Dinas Kesehatan, Agustina Moha, S.K.M., menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor demi keberhasilan program kesehatan. Ia menyebut, kolaborasi aktif antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan aparat keamanan menjadi faktor utama keberhasilan pelayanan publik. Dengan kerja sama yang baik, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat signifikan.

banner 336x280

Sementara itu, Camat Pulubala Fitriyati Pakaya, S.P., mengajak peserta aktif menyumbangkan ide dan solusi. Ia menilai, kerja kolektif mampu menekan angka stunting serta meningkatkan kesadaran hidup sehat. Karena itu, dukungan masyarakat desa menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar.

Kemudian, Kepala Puskesmas Pulubala Muhtar Rahim, S.Kep., Ners., M.Si., menyebut lokakarya menjadi ajang evaluasi dan inovasi strategi layanan. Ia menegaskan komitmen memperluas layanan bagi ibu hamil, menyusui, dan balita. Melalui langkah tersebut, peran Puskesmas sebagai garda terdepan kesehatan semakin diperkuat.

Selain itu, kehadiran TNI dan Polri memperlihatkan dukungan nyata terhadap program kesehatan. Mereka turut menjaga ketertiban kegiatan serta mendorong warga ikut dalam pelayanan sosial. Dengan sinergi tersebut, suasana kegiatan berlangsung aman dan penuh kebersamaan.

Pada kesempatan lain, Kepala Kantor Urusan Agama Pulubala, Yunus, S.H.I., menekankan pentingnya keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani. Ia berharap kolaborasi lintas instansi terus diperkuat agar pembinaan masyarakat berjalan berkelanjutan. Dengan begitu, keluarga dapat tumbuh lebih sehat dan sejahtera.

Sebagai penutup, Haidar Kaluku, S.E., dan Husin Tabarani, S.P., menyoroti perlunya edukasi reproduksi bagi remaja serta keluarga muda. Mereka mengajak kader desa menjadi agen perubahan melalui penyebaran informasi kesehatan. Akhirnya, seluruh peserta sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor menuju masyarakat Pulubala yang sehat dan mandiri.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *