GORONTALO – Di tengah deru kegiatan pembangunan fisik TMMD ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo, semangat kebersamaan justru lahir dari lapangan sederhana. Di sana, prajurit TNI dan warga melebur jadi satu dalam perlombaan sepak takraw yang menggugah semangat persaudaraan.
Perlombaan yang diikuti para pemuda dan masyarakat sekitar bukan sekadar ajang mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk melepaskan penat setelah seharian bergotong royong bersama Satgas TMMD. Sorak sorai penonton menggema setiap kali bola melambung tinggi dan kaki pemain berputar cepat di udara.
Komandan Satgas TMMD ke-126, Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos., melalui Serda Fadli, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pembangunan non-fisik TMMD. “Kami tidak hanya membangun jalan atau rumah, tetapi juga membangun semangat dan kebersamaan. Melalui olahraga, kami ingin menghadirkan energi positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Di bawah sinar matahari sore, puluhan peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Tendangan salto, servis melengkung, dan kerja sama tim menjadi tontonan yang memukau. Di pinggir lapangan, tawa warga dan prajurit berbaur tanpa sekat. Tak ada jarak antara loreng dan rakyat, hanya semangat yang sama: menjadikan Tonala lebih kuat dan kompak.
Salah satu tokoh pemuda Tonala, Ismail Djafar, mengungkapkan rasa bangganya. “Setelah seharian membantu pembangunan, kami bisa berolahraga bersama TNI. Suasananya hangat dan akrab, seperti keluarga besar,” tuturnya penuh haru. Baginya, TMMD bukan sekadar program, melainkan bukti bahwa TNI hadir dengan hati.
Perlombaan takraw itu mungkin sederhana, namun maknanya besar. Ia menjadi simbol bagaimana TMMD tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun rasa saling percaya. Di lapangan itu, prajurit dan rakyat belajar hal yang sama: bahwa kemajuan sejati lahir dari kebersamaan yang tulus.












